-->

Pemilu PM Israel Mulai Memanas: Netanyahu dan Gantz Imbang

edukasi NET
Friday, September 27, 2019, 8:16 PM WIB Last Updated 2021-04-05T04:55:10Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

(Sumber CNN Indonesia | Rabu, 25/09/2019 18:18 WIB)

 
edukasi NET - Pemilu negara Israel memanas karena perolehan suara dua calon PM: Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz, terpaut tipis. Hal ini membuat keduanya harus negosiasi membentuk pemerintahan

Komite pemilihan umum Israel mengumumkan bahwa hasil akhir pesta demokrasi pada tanggal 17 September lalu tersebut memberikan kemenangan tipis bagi koalisi pendukung Gantz, Biru dan Putih, dengan perolehan 33 kursi di parlemen.

Menyusul di belakangnya partai pimpinan Netanyahu, Likud, dengan perolehan 32 kursi dari 120 kursi parlemen yang diperebutkan.

Dengan perolehan kursi tersebut, tak ada kubu yang berhasil meraup mayoritas parlemen sehingga Likud bersama Biru dan Putih harus menggelar negosiasi untuk membentuk pemerintahan bersama.

Mereka memiliki waktu satu pekan sebelum Presiden Reuven Rivlin mengumumkan tokoh yang akan memimpin pemerintahan, Netanyahu atau Gantz.

Untuk mendesak Netanyahu dan Gantz, Rivlin dilaporkan bakal langsung mengajak kedua calon PM itu bertemu pada Rabu malam.

Menjelang pertemuan tersebut, sejumlah spekulasi mengenai kemungkinan susunan kabinet mulai bermunculan. Namun, tak ada satu pun prediksi mengenai sosok yang bakal dipilih untuk mengisi kursi perdana menteri.

Posisi perdana menteri ini dianggap sangat genting bagi Netanyahu yang bakal berhadapan dengan proses hukum terkait kasus korupsi pada Oktober mendatang.

Jika terpilih menjadi perdana menteri, Netanyahu tak harus mundur bila ia akhirnya didakwa. Namun, ia harus melepas jabatannya jika terbukti bersalah. 


Komentar

Tampilkan

Terkini

Slider

+